CIANJUR | IniRedaksi.com — Abu vulkanik dari aktivitas erupsi Anak Gunung Krakatau mulai dirasakan di sejumlah wilayah Kabupaten Cianjur. Kondisi itu mendorong Polres Cianjur bersama wartawan membagikan 2.000 masker kepada masyarakat.
Pembagian masker berlangsung di kawasan Bundaran Tugu Gentur, Kabupaten Cianjur, Minggu (6/9/2026). Kasat Lantas Polres Cianjur AKP Aang Andi Suhandi turut hadir dalam kegiatan tersebut.

Abu vulkanik dilaporkan menyebar hingga wilayah Sukaresmi, Pacet, Cipanas, Cianjur Kota dan Ciranjang. Masker dibagikan terutama kepada pengguna jalan sebagai langkah antisipasi paparan abu vulkanik.
Kapolres Cianjur AKBP Dr. A. Alexander Yurikho Hadi mengatakan paparan abu vulkanik saat ini belum terlalu tinggi. Namun, pihaknya memilih melakukan pencegahan sejak dini untuk mengantisipasi kondisi yang lebih buruk.
“Pencegahan lebih baik daripada mengobati atau mengatasi,” ujar Alexander.
Menurutnya, Polres Cianjur belum dapat memastikan berapa lama dampak erupsi Anak Gunung Krakatau akan dirasakan masyarakat Cianjur. Karena itu, sebagian masker dibagikan untuk penggunaan langsung dan sebagian lainnya menjadi persediaan warga.
Alexander juga menyoroti kondisi musim kemarau yang membuat udara dan lingkungan Cianjur lebih berdebu. Ia berharap dampak abu vulkanik dan musim kemarau segera berakhir.
Sebagai bentuk ikhtiar, Polres Cianjur bersama wartawan juga berencana melaksanakan salat istisqa untuk memohon turunnya hujan.
“Polres Cianjur bersama rekan pewarta akan mencoba salat istisqa. Semoga hal baik selalu menaungi Cianjur dan masyarakat Cianjur,” pungkasnya.
(WIZ)












