Menu ✖

Otomatis
Breaking News

Headline News

Banpem Menulis 2026 Cianjur Disorot, Dugaan Main Mata K3S dan Penyedia Mencuat

badge-check

Gambar ilustrasi (doc) Perbesar

Gambar ilustrasi (doc)

CIANJUR | IniRedaksi.com — Penyaluran Bantuan Pemerintah (Banpem) Sarana Keterampilan Menulis Tahun Anggaran 2026 bagi sekolah dasar di Kabupaten Cianjur mendapat sorotan. Dugaan pengondisian pemesanan kepada penyedia tertentu mencuat dan menyeret nama Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) Kabupaten Cianjur.

Informasi yang dihimpun IniRedaksi.com, sekitar dua pekan lalu K3S Kabupaten menggelar pertemuan bersama K3S kecamatan dan unsur Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) di salah satu wilayah kecamatan.

Usai pertemuan, pihak ketiga diduga menawarkan produk Banpem kepada sejumlah kepala sekolah. Pihak tersebut disebut dibawa oleh K3S Kabupaten bersama K3S Kecamatan Bojongpicung.

Sejumlah kepala sekolah kemudian menerima surat penawaran dan diminta menandatangani surat pengajuan. Dokumen tersebut dikumpulkan melalui K3S tingkat kecamatan.

“Kami diberikan surat penawaran dan diminta menandatangani surat pengajuan oleh oknum K3S. Katanya dikolektifkan,” ujar salah seorang sumber. Rabu,9/9/2026

Sumber lain menyebutkan adanya arahan mengenai jenis peralatan keterampilan menulis yang harus dibeli. Sekolah kemudian mengikuti arahan tersebut.

Surat pesanan yang terkumpul di tingkat kecamatan selanjutnya disebut akan diserahkan kepada K3S Kabupaten untuk diteruskan kepada penyedia yang sebelumnya diperkenalkan dalam kegiatan tersebut.

Dugaan pengondisian semakin mencuat setelah muncul informasi mengenai penggunaan nama seorang Kepala Bidang (Kabid) di lingkungan Disdikpora Kabupaten Cianjur.

Nama pejabat tersebut disebut-sebut telah memberikan restu terhadap proses pemesanan kepada penyedia tertentu.

Namun, berdasarkan konfirmasi redaksi, Kabid terkait membantah mengetahui maupun memberikan persetujuan atas pengondisian pemesanan Banpem kepada CV tertentu.

Polemik ini menimbulkan pertanyaan mengenai mekanisme penyaluran Banpem, khususnya terkait keterlibatan K3S dalam proses penawaran, pengumpulan pengajuan, hingga dugaan pengarahan kepada penyedia tertentu.

Jika dugaan tersebut terbukti, persoalan itu berpotensi menimbulkan masalah administrasi dan etik dalam pelaksanaan program bantuan pemerintah.

Hingga berita ini diterbitkan, K3S Kabupaten Cianjur dan penyedia yang disebut dalam informasi tersebut belum memberikan klarifikasi mengenai dugaan pengondisian maupun penggunaan nama Kabid Disdikpora.

Ini Digital Network masih melakukan penelusuran dan membuka ruang hak jawab serta klarifikasi bagi K3S Kabupaten Cianjur, pihak penyedia, maupun pihak lain yang disebut dalam pemberitaan.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

60 Lulusan Abdi Bangsa Cianjur Siap Bersaing di Pasar Kerja Global

21 Okt 2026 - 14:11 WIB

60 Lulusan Abdi Bangsa Cianjur Siap Bersaing di Pasar Kerja Global

Terjerat Kosipa Bikin Pusing, FPK2R Siap Bantu, Bukan Ikut Nagih.

20 Okt 2026 - 11:09 WIB

Terjerat Kosipa Bikin Pusing, FPK2R Siap Bantu, Bukan Ikut Nagih.

Polisi Bongkar Sarang Judi Online di Sukaresmi, 9 Orang Dibekuk.

15 Okt 2026 - 16:18 WIB

Polisi Bongkar Sarang Judi Online di Sukaresmi, 9 Orang Dibekuk.

Tambang Ilegal Marak, 95 Lokasi di Cianjur dan Sukabumi Masuk Pengawasan ESDM

7 Okt 2026 - 13:35 WIB

Tambang Ilegal Marak, 95 Lokasi di Cianjur dan Sukabumi Masuk Pengawasan ESDM

BGN Sudah Ingatkan Soal IPAL, SPPG di Pacet Malah Dikeluhkan Bau Limbah

6 Okt 2026 - 15:36 WIB

BGN Sudah Ingatkan Soal IPAL, SPPG di Pacet Malah Dikeluhkan Bau Limbah
Trending di Daerah