CIANJUR | IniRedaksi.com– Minuman keras (miras) oplosan diduga menelan korban jiwa di Kampung Ciluncat, Desa Cibadak, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Cianjur. Tiga dari lima remaja yang diduga mengonsumsi minuman tersebut dilaporkan meninggal dunia.
Peristiwa itu diduga terjadi pada Sabtu malam (19/9/2026). Kelima remaja tersebut disebut mengalami kondisi serius setelah mengonsumsi miras oplosan.

Salah satu korban meninggal dunia diketahui berinisial F (16), perempuan asal Kampung Kemang, Desa Sukajaya, Kecamatan Cugenang.
Perangkat Desa Sukajaya membenarkan F merupakan warganya. Menurutnya, F meninggal dunia setelah kejadian tersebut.
“Betul, itu salah satu warga kami. Atas nama F, perempuan berusia 16 tahun, warga Kampung Kemang, meninggal dunia,” ujar perangkat desa yang meminta identitasnya tidak disebutkan pada wartawan, Selasa (22/9/2026).
Sementara itu, korban lainnya berinisial N, warga Kampung Manglad, disebut masih menjalani perawatan di rumah sakit.
Warga Kampung Ciluncat juga membenarkan adanya pesta miras yang diikuti sekitar lima orang. Salah satu korban disebut merupakan perempuan.
Informasi sementara menyebutkan tiga remaja meninggal dunia, sedangkan dua lainnya masih menjalani perawatan medis.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari kepolisian maupun pihak rumah sakit terkait kronologi kejadian dan penyebab pasti kematian para korban.***


















