Menu ✖

Otomatis
Breaking News

Daerah

Kades Bilang Mundur, Suratnya Belum Ikut Angkat Kaki

badge-check

Kantor DPMD Cianjur (ist) Perbesar

Kantor DPMD Cianjur (ist)

SINDANGBARANG | IniRedaksi.com – Kepala Desa (Kades) dan Sekretaris Desa (Sekdes) Muaracikadu, Kecamatan Sindangbarang, Kabupaten Cianjur, sudah menyatakan mundur dari jabatan.

Tapi jangan buru-buru mengira kursi mereka sudah kosong.

Sebab, dalam urusan pemerintahan, rupanya kata “mundur” punya perjalanan yang lumayan panjang. Mulut sudah mengucapkan, tetapi surat administrasinya masih harus menempuh perjalanan dari meja ke meja.

Pernyataan mundur itu disampaikan Kades dan Sekdes Muaracikadu ketika aksi unjuk rasa berlangsung di kantor Pemdes setempat.

Kepala Bidang Bina Administrasi Pemerintahan Desa Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Cianjur, Dendi Reynaldi, mengatakan pengunduran diri tersebut masih sebatas pernyataan lisan.

“Pengunduran diri masih sebatas lisan,” kata Dendi pada awak media, Kamis (24/9/2026).

Dengan kata lain, urusannya belum selesai hanya dengan mengucapkan kalimat sakti “Saya mengundurkan diri.”

Masih ada episode berikutnya.

Menurut Dendi, proses administrasi terlebih dahulu harus melalui Badan Permusyawaratan Desa (BPD). BPD kemudian menyampaikan surat kepada Bupati Cianjur melalui Camat.

“BPD terlebih dahulu bersurat ke Bupati melalui Camat,” ujarnya.

Setelah itu, Camat menyampaikan informasi mengenai pengunduran diri tersebut untuk diproses sesuai ketentuan.

Tahap akhirnya berada di tangan Bupati Cianjur Mohammad Wahyu Ferdian melalui Keputusan Bupati mengenai pemberhentian.

“Camat memberikan informasi mengenai pengunduran diri Kades dan Sekdes, kemudian diproses keputusan pemberhentiannya melalui Keputusan Bupati,” kata Dendi.

Jadi, untuk sementara, Kades dan Sekdes Muaracikadu memang sudah menyatakan mundur. Namun secara administrasi, keduanya masih harus menunggu proses berjalan.

Kalau diibaratkan perjalanan, mereka sudah bilang ingin turun dari kendaraan. Namun kendaraannya belum benar-benar berhenti di tujuan.

Atau dalam bahasa yang lebih sederhana: yang sudah mundur baru ucapannya, sementara suratnya masih harus jalan.

Dan seperti biasa, dalam dunia birokrasi, perjalanan surat kadang tidak kalah penting dengan perjalanan orangnya.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

60 Lulusan Abdi Bangsa Cianjur Siap Bersaing di Pasar Kerja Global

21 Okt 2026 - 14:11 WIB

60 Lulusan Abdi Bangsa Cianjur Siap Bersaing di Pasar Kerja Global

Siswa Mengaku Tak Terima Dana PIP, Sekolah di Mande Siapkan Klarifikasi

19 Okt 2026 - 21:01 WIB

Siswa Mengaku Tak Terima Dana PIP, Sekolah di Mande Siapkan Klarifikasi

Tambang Ilegal Marak, 95 Lokasi di Cianjur dan Sukabumi Masuk Pengawasan ESDM

7 Okt 2026 - 13:35 WIB

Tambang Ilegal Marak, 95 Lokasi di Cianjur dan Sukabumi Masuk Pengawasan ESDM

BGN Sudah Ingatkan Soal IPAL, SPPG di Pacet Malah Dikeluhkan Bau Limbah

6 Okt 2026 - 15:36 WIB

BGN Sudah Ingatkan Soal IPAL, SPPG di Pacet Malah Dikeluhkan Bau Limbah

PKB Cianjur Targetkan 8 Kursi DPRD pada Pemilu 2029

4 Okt 2026 - 15:35 WIB

PKB Cianjur Targetkan 8 Kursi DPRD pada Pemilu 2029
Trending di Daerah