IniRedaksi.com– Sebanyak 80 peserta mengikuti program SMK Go Global di Kabupaten Cianjur untuk mempersiapkan calon pekerja migran Indonesia yang kompeten dan berdaya saing di pasar kerja internasional.
Program pelatihan yang diselenggarakan Abdi Bangsa Institute dengan fasilitasi Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Jawa Barat tersebut berlangsung di Hotel Grand Bydiel Cianjur, Sabtu (31/10/2026).


Direktur Abdi Bangsa Institute, Aji Syamsulrizal, mengatakan peserta akan mengikuti pelatihan selama 29 hari dengan total 280 jam pelajaran (JPL). Materi mencakup keterampilan housekeeping, food and beverage (F&B), serta bahasa Inggris.
“Setelah pelatihan, mereka akan diberikan sertifikasi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) sebagai bekal untuk bekerja di luar negeri sesuai negara tujuan yang sudah ditetapkan,” ujar Aji.
Menurutnya, negara tujuan penempatan peserta mencakup sejumlah negara di Eropa, Timur Tengah, dan Asia. Di antaranya Turki, Bulgaria, Uni Emirat Arab, Qatar, Malaysia, dan Thailand.
Aji menjelaskan, program tersebut menyasar lulusan SMA atau SMK berusia 19–25 tahun. Calon peserta juga harus mengikuti seleksi kemampuan bahasa Inggris.
Dari total 80 peserta, mayoritas merupakan laki-laki, sedangkan peserta perempuan berjumlah sekitar 15 orang.
Sementara itu, pemateri dari BP3MI Jawa Barat, Ninda Susanna, mengatakan program SMK Go Global merupakan bagian dari komitmen Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia untuk meningkatkan kapasitas calon pekerja migran.
Menurutnya, peningkatan kompetensi menjadi faktor penting agar pekerja migran Indonesia mampu memenuhi kebutuhan pasar kerja global.
“Program SMK Go Global ini merupakan komitmen kementerian untuk meningkatkan kapasitas calon pekerja migran Indonesia yang nantinya akan bekerja di luar negeri, sehingga mereka bisa memiliki daya saing global,” katanya.
Dukungan serupa disampaikan perwakilan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Cianjur, Budiman. Ia menyatakan pemerintah daerah mendukung program yang digagas Abdi Bangsa Institute tersebut sebagai salah satu upaya membuka peluang karier bagi lulusan sekolah yang ingin bekerja di luar negeri.
Melalui pelatihan dan sertifikasi tersebut, para peserta diharapkan memiliki keterampilan sesuai kebutuhan negara tujuan serta mampu bersaing di pasar kerja internasional.***



















